Powered By Blogger

Kamis, 04 November 2010

INSTRUMEN PENELITIAN PTK

By: H.Iqzal Mutaqin, M.Pd

No

Indikator/variabel

Keterangan

1

Keaktifan dalam pembelajaran

kadar keaktifan diskoring dengan skala likert (1 s.d 5)

Target keberhasilan 75%

A. Tugas dan reaksi tugas

1. siap menerima tugas

2. aktif mengerjakan tugas Pekerjaan Rumah

3. aktif bertanya tentang masalah materi yang

sedang dipelajari.

4. aktif menyelesaikan soal-soal yang diberikan

guru pada saat pembelajaran berlangsung.

B. Partisipasi mengawali pembelajaran

1. siap mengikuti jalannya pembelajaran

2. aktif mengikuti jalannya awal pembelajaran

3. aktif mengungkapkan pendapat dari penugasan

C. Partisipasi dalam proses pembelajaran

1. aktif bekerja sama dengan teman

2. aktif memperhatikan penjelasan guru

3. aktif bertanya/menjawab pertanyaan

4. aktif berperan sebgai pemimpin diskusi

5. aktif dalam mengatasi masalah yang muncul

6. aktif mengikuti diskusi dan tanya jawab.

7. aktif berperan dalam proses pembelajaran

D. Menutup jalannya pemebelajaran

1. siap merangkum hasil belajarnya

2. siap menutup pembelajaran

3. siap menerima tugas berikutnya

2

Ketrampilan Proses Dalam Pembelajaran

Kadar ketrampilan diskoring dengan skala likert 1 sd 5.

Indikator pencapaian 65%

A. Tugas dan reaksi tugas

1. trampil melaksanakan tugas terstruktur di

Rumah dengan baik

2. trampil membuat resume dari tugas yang

diberikan

3. trampil membuat sejumlah pertanyaan yang

dimunculkan dalam proses pembelajaran

4. trampil membuat sejumlah penyelesaiaan soal

latihan pada saat pembelajaran berlangsung

B. Partisipasi mengawali pembelajaran

1. siap dan trampil mengiktui jalannya

pembelajaran

2. siap dan trampil mengungkapkan pendapat

3. siap dan trampil memecahkan masalah yang

ada

C. Partisipasi dalam proses pembelajaran

1. kemampuan bekerjasama dengan teman

2. kemampuan memperhatikan penjelasan guru

3. kemamapuan bertanya/menjawab petanyaan

4. kemampuan berperan sbagai pemimpin diskusi

5. kesiapan siswa mengatasi masalah

6. kesiapan mengikuti diskusi dan tanya jawab

7. kemampuan berperan dalam proses

pembelajaran

D. Menutup jalannya pembelajaran

1. kemampuan mengrangkum hasil pembelajaran

2. kemampuan menutup kegiatan

3. kesiapan menerima tugas berikutunya

3

Hasil Belajar

Penilaian skoring dengan rentang 0 sd 100. Berdasar pengalaman hasil tahun sebelumnya maka target hasil belajar 65%

1. Menjelaskan vektor sebagai besaran yang memiliki

besar dan arah.

2. Menentukan hasil operasi aljabar vektor: penjumlahan,

pengurangan, perkalian suatu vektor dengan skalar, dan lawan suatu vektor.

3. Menjelaskan sifat-sifat vektor secara aljabar dan

geometri.

4. Menentukan panjang suatu vektor di bidang dan ruang.

5.Mengenal vektor unit (vektor satuan) d vektor basis dalam bidang dan ruang.

5. Mengunakan rumus perbandingan vektor di bidang dan ruang.

6. Menentukan hasil kali skalar dua vektor di bidang dan

ruang.

7. Menjelaskan sifat-sifat perkalian skalar dua vektor.

8. Menentukan sudut antara dua vektor.

9. Menentukan proyeksi suatu vektor dan panjang

terhadap vektor lain.

EKSPLORASI, KOLABORASI DAN KONFIRMASI

(by: Iqzal M., M.Pd)

Menurut Standar Proses, kegiatan inti menggunakan metode yang disesuaikan dengan karakteristik peserta didik dan mata pelajaran, yang dapat meliputi proses eksplorasi, elaborasi, dan konfirmasi.

A. Eksplorasi

Dalam kegiatan eksplorasi, guru:

1. melibatkan peserta didik mencari informasi yang luas dan dalam tentang topik/tema materi yang akan dipelajari dengan menerapkan prinsip alam takambang jadi guru dan belajar dari aneka sumber,

2. menggunakan beragam pendekatan pembelajaran, media pembelajaran, dan sumber belajar lain,

3. memfasilitasi terjadinya interaksi antar peserta didik serta antara peserta didik dengan guru, lingkungan, dan sumber belajar lainnya,

4. melibatkan peserta didik secara aktif dalam setiap kegiatan pembelajaran;

5. memfasilitasi peserta didik melakukan percobaan di laboratorium, studio, atau lapangan.

B. Elaborasi

Dalam kegiatan elaborasi, guru:

1. membiasakan peserta didik membaca dan menulis yang beragam melalui tugas-tugas tertentu yang bermakna,

2. memfasilitasi peserta didik melalui pemberian tugas, diskusi, dan lain-lain untuk memunculkan gagasan baru baik secara lisan maupun tertulis;

3. memberi kesempatan untuk berpikir, menganalisis, menyelesaikan masalah, dan bertindak tanpa rasa takut,

4. memfasilitasi peserta didik dalam pembelajaran kooperatif dan kolaboratif,

5. memfasilitasi peserta didik berkompetisi secara sehat untuk meningkatkan prestasi belajar,

6. memfasilitasi peserta didik membuat laporan eksplorasi yang dilakukan baik lisan maupun tertulis, secara individual maupun kelompok,

7. memfasilitasi peserta didik untuk menyajikan hasil kerja yang bervariasi, baik kerja individual maupun kelompok,

8. memfasilitasi peserta didik melakukan pameran, turnamen, festival, serta produk yang dihasilkan,

9. memfasilitasi peserta didik melakukan kegiatan yang menumbuhkan kebanggaan dan rasa percaya diri peserta didik.

. Konfirmasi

Dalam kegiatan konfirmasi, guru:

1. memberikan umpan balik positif dan penguatan dalam bentuk lisan, tulisan, isyarat, maupun hadiah terhadap keberhasilan peserta didik,

2. memberikan konfirmasi terhadap hasil eksplorasi dan elaborasi peserta didik melalui berbagai sumber,

3. memfasilitasi peserta didik melakukan refleksi untuk memperoleh pengalaman belajar yang telah dilakukan,

4. memfasilitasi peserta didik untuk memperoleh pengalaman yang bermakna dalam mencapai kompetensi dasar:

a. berfungsi sebagai narasumber dan fasilitator dalam menjawab pertanyaan peserta didik yang menghadapi kesulitan, dengan menggunakan bahasa yang baku dan benar,

b. membantu menyelesaikan masalah,

c. memberi acuan agar peserta didik dapat melakukan pengecekan hasil eksplorasi,

d. memberi informasi untuk bereksplorasi lebih jauh,

e. memberikan motivasi kepada peserta didik yang kurang atau belum berpartisipasi aktif.

Pendidkan Karakter

PENDIDIKAN KARAKTER

(By: Hiqzal Mutaqin, MPd.)

Pendidikan karakter merupakan pendidikan yang mengedepankan nilai-nilai kehidupan yang melandasi perilaku manusia berdasarkan norma agama, kebudayaan, hukum/konstitusi, adat istiadat, dan estetika. Pelaksanaannya terintegrasi dalam perencanaan, proses, dan penilaian pembelajaran.Berdasarkan kajian nilai-nilai agama, norma-norma sosial, peraturan/hukum, etika akademik, dan prinsip-prinsip HAM, telah teridentifikasi butir-butir nilai yang dikelompokkan menjadi lima nilai utama, yaitu nilai-nilai perilaku manusia dalam hubungannya dengan Tuhan Yang Maha Esa, diri sendiri, sesama manusia, dan lingkungan serta kebangsaan.

Berikut adalah daftar nilai-nilai utama yang dimaksud dan diskripsi ringkasnya.

1. Nilai karakter dalam hubungannya dengan Tuhan

a. Religius

Pikiran, perkataan, dan tindakan seseorang yang diupayakan selalu berdasarkan pada nilai-nilai Ketuhanan dan/atau ajaran agamanya.

2. Nilai karakter dalam hubungannya dengan diri sendiri

a. Jujur

Perilaku yang didasarkan pada upaya menjadikan dirinya sebagai orang yang selalu dapat dipercaya dalam perkataan, tindakan, dan pekerjaan, baik terhadap diri dan pihak lain

b. Bertanggung jawab

Sikap dan perilaku seseorang untuk melaksanakan tugas dan kewajibannya sebagaimana yang seharusnya dia lakukan, terhadap diri sendiri, masyarakat, lingkungan (alam, sosial dan budaya), negara dan Tuhan YME.

c. Bergaya hidup sehat

Segala upaya untuk menerapkan kebiasaan yang baik dalam menciptakan hidup yang sehat dan menghindarkan kebiasaan buruk yang dapat mengganggu kesehatan.

d. Disiplin

Tindakan yang menunjukkan perilaku tertib dan patuh pada berbagai ketentuan dan peraturan.

e. Kerja keras

Perilaku yang menunjukkan upaya sungguh-sungguh dalam mengatasi berbagai hambatan guna menyelesaikan tugas (belajar/pekerjaan) dengan sebaik-baiknya.

f. Percaya diri

Sikap yakin akan kemampuan diri sendiri terhadap pemenuhan tercapainya setiap keinginan dan harapannya.

g. Berjiwa wirausaha

Sikap dan perilaku yang mandiri dan pandai atau berbakat mengenali produk baru, menentukan cara produksi baru, menyusun operasi untuk pengadaan produk baru, memasarkannya, serta mengatur permodalan operasinya.

h. Berpikir logis, kritis, kreatif, dan inovatif

Berpikir dan melakukan sesuatu secara kenyataan atau logika untuk menghasilkan cara atau hasil baru dan termutakhir dari apa yang telah dimiliki.

i. Mandiri

Sikap dan perilaku yang tidak mudah tergantung pada orang lain dalam menyelesaikan tugas-tugas.

j. Ingin tahu

Sikap dan tindakan yang selalu berupaya untuk mengetahui lebih mendalam dan meluas dari apa yang dipelajarinya, dilihat, dan didengar.

k. Cinta ilmu

Cara berpikir, bersikap dan berbuat yang menunjukkan kesetiaan, kepedulian, dan penghargaan yang tinggi terhadap pengetahuan.

3. Nilai karakter dalam hubungannya dengan sesama

a. Sadar akan hak dan kewajiban diri dan orang lain

Sikap tahu dan mengerti serta melaksanakan apa yang menjadi milik/hak diri sendiri dan orang lain serta tugas/kewajiban diri sendiri serta orang lain.

b. Patuh pada aturan-aturan sosial

Sikap menurut dan taat terhadap aturan-aturan berkenaan dengan masyarakat dan kepentingan umum.

c. Menghargai karya dan prestasi orang lain

Sikap dan tindakan yang mendorong dirinya untuk menghasilkan sesuatu yang berguna bagi masyarakat, dan mengakui dan menghormati keberhasilan orang lain.

d. Santun

Sifat yang halus dan baik dari sudut pandang tata bahasa maupun tata perilakunya ke semua orang.

e. Demokratis

Cara berfikir, bersikap dan bertindak yang menilai sama hak dan kewajiban dirinya dan orang lain.

4. Nilai karakter dalam hubungannya dengan lingkungan

a. Peduli sosial dan lingkungan

Sikap dan tindakan yang selalu berupaya mencegah kerusakan pada lingkungan alam di sekitarnya, dan mengembangkan upaya-upaya untuk memperbaiki kerusakan alam yang sudah terjadi dan selalu ingin memberi bantuan bagi orang lain dan masyarakat yang membutuhkan.

5. Nilai kebangsaan

Cara berpikir, bertindak, dan wawasan yang menempatkan kepentingan bangsa dan negara di atas kepentingan diri dan kelompoknya.

a. Nasionalis

Cara berfikir, bersikap dan berbuat yang menunjukkan kesetiaan, kepedulian, dan penghargaan yang tinggi terhadap bahasa, lingkungan fisik, sosial, budaya, ekonomi, dan politik bangsanya.

b. Menghargai keberagaman

Sikap memberikan respek/ hormat terhadap berbagai macam hal baik yang berbentuk fisik, sifat, adat, budaya, suku, dan agama.

Berikut merupakan contoh nilai-nilai karakter yang dapat dijadikan sekolah sebagai nilai-nilai utama yang diambil/disarikan dari butir-butir SKL dan mata pelajaran-mata pelajaran SMP yang ditargetkan untuk diinternalisasi oleh siswa:

1. Nilai karakter dalam hubungannya dengan Tuhan

a. Religius

2. Nilai karakter dalam hubungannya dengan diri sendiri

a. Jujur

b. Bertanggung jawab

c. Bergaya hidup sehat

d. Disiplin

e. Kerja keras

f. Percaya diri

g. Berjiwa wirausaha

h. Berpikir logis, kritis, kreatif, dan inovatif

i. Mandiri

j. Ingin tahu

k. Cinta ilmu

3. Nilai karakter dalam hubungannya dengan sesama

a. Sadar akan hak dan kewajiban diri dan orang lain

b. Patuh pada aturan-aturan sosial

c. Menghargai karya dan prestasi orang lain

d. Santun

e. Demokratis

4. Nilai karakter dalam hubungannya dengan lingkungan

a. Peduli sosial dan lingkungan

5. Nilai kebangsaan

a. Nasionalis

b. Menghargai keberagaman

Tabel 1.1. Contoh Distribusi Nilai-Nilai Utama ke Dalam Mata Pelajaran

Mata Pelajaran

Nilai Utama

1. Pendidikan Agama

Religius, jujur, santun, disiplin, bertanggung jawab, cinta ilmu, ingin tahu, percaya diri, menghargai keberagaman, patuh pada aturan social, bergaya hidup sehat, sadar akan hak dan kewajiban, kerja keras, peduli

2. PKn

Nasionalis, patuh pada aturan sosial, demokratis, jujur, menghargai keragaman, sadar akan hak dan kewajiban diri dan orang lain

3. Bahasa Indonesia

Berfikir logis, kritis, kreatif dan inovatif, percaya diri, bertanggung jawab, ingin tahu, santun, nasionalis

4. IPS

Nasionalis, menghargai keberagaman, Berpikir logis, kritis, kreatif, dan inovatif, peduli social dan lingkungan, berjiwa wirausaha, jujur, kerja keras